Ramadhan di Lembur

Ending dan Pemuda Kampung sedang mempersiapkan bedug keliling di depan warung pengkolan Tegal, Cinunjang

Ending dan Pemuda Kampung sedang mempersiapkan bedug keliling di depan warung pengkolan Tegal, Cinunjang

Semangat dan keihklasan menjalankan puasa bagi warga Mandalamekar diperlihatkan dengan produktifitas dan kerja kerja yang tidak menurun. Sebagian warga tetap menjalankan puasanya walaupun cuaca panas. Berbagai pembangunan terus digalakkan GOR dan Balai Desa, Pustu, pengerasan jalan PNPM, pembangunan mesjid di Cikujang dan lain lain. Dan tentu saja kelompok Mitra Alam Munggaran terus melakukan pembibitan untuk musim hujan mendatang.

Warga juga melakukan kegiatan dan persiapan dalam menyongsong hari raya idul fitri nanti. Warga Cinunjang sudah mempersiapkan Bedug keliling. Pemuda kampung yang dikoordinir Ending mengajak anak muda membuat bedug yang pas malam lebaran akan diarak mengunjungi rumah rumah sambil bersilaturahmi dan tentu saja mempersiapkan sarung dan karung untuk menampung berbagai bingkisan yang sudah disiapkan tuan rumah. Satu aktivitas yang selalu ditunggu tunggu oleh semua warga di Desa Mandalamekar. Laporan dan photo oleh Yana Noviadi

3 Responses to “Ramadhan di Lembur”

  1. Lenong Says:

    Bagaimana dengan semangat pasca Ramdhan? Apakah kegiatan yang dilakukan warga dan pemuda desa mandalamekar sesudah Ramadhan atau pas Idul Fitri masih mencerminkan tali silaturahmi dan persaudaraan yang erat? Hanya karena sebuah hiburan “yang tidak islami” , Tali persaudaraan warga terpecah-belah….
    Kang punten,.. pas malem takbiran.. nu takbiran di mesjid Cinunjang.. asa tiiseun.. jam 11 teh rehe.. kamarana yeuh.. lebar mesjid ageung tur sae.. sararepi.. sepuh deui-sepuh deui… nu ngisian teh.. bari saeutik eta oge..

  2. Heri heryanto Says:

    Pasti.. setelah ramadhan & menjelang ramadhan lagi, warga masyarakat desa mandalamekar akan terus mempererat tali silaturahmi.. saling memaafkan walau ada paketrok iteuk sedikit2 adalah bagian dari silaturahmi dan itu sangat islami. saling memaafkan itu bisa ada karena adanya paketrok, jadi kita harus berterimakasih sama paketrok.

    masjid di cnj teh seueur.. upami numpuk takbir di hiji masjid, masjid nu sanes kosong… kirang sae panginten.

    nilai2 yg islami bukan untuk melihat ke orang lain tapi untuk di lihat ke diri sendiri.

    wasalam
    htr nhn.

  3. ua nolednad Says:

    PUNTEN WAKTOS JURAGAN LENONG WAKTOS TAKBIRAN ATUH SANES LEBET ? nyeta ari talisilturahim aya pirang pirang cara, aya nuju ngaramet, maracul, gotong royong, pangaosan, nganjang sareng sajabina, hiburan teh diantawisna kanggo ngaraketkeun silaturahmi den, nyebat masalaISLAMI, puguh kosong nu takbiran di Mesjid Cinunjang adenkumaon teu lebet ? aya paripaos ” SEMUT DISEBRANG LAUTAN KELIHATAN, GAJAH DI DEPAN MATA TAK NAMPAK ”

    wss

    ua nolednad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: